'

Bukit Lawang : Karena Liburan Gak Harus Hari Libur

Sebenarnya ini bukan rencana dadakan, tapi aku aja yang berniat ikut dadakan. Secara si bibik uda mengatur waktunya selama berada di Indonesia. Ini minggu terakhir untuk Bibik dan Sayinah berada di Indonesia.
"Besok kami mau ke Bukit Lawang" kata Bibik
aku berusaha mengabaikan semua planning mereka serasa tidak perduli, padahal dalam hati pengen kali wkwkwkw. 
"Bik, Awak ikut la tapi awak ijin dulu kerja kalau dikasi bos" lontar ku secara tiba-tiba
si bIbik langsung mengiyakan dengan syarat harus jujur memberi alasan kepada atasan, dan Allhamdulilah emang rejeki anak soleh dikasi wkwkwkkwkwkw

ada yang masih ngantuk, ada yang gak mandi bercampur :D
Selasa (7/8) perjalanan dimulai dari Medan sekitar jam 8 dengan lama perjalanan sekitar 3 jam kalau jalan aman dan tentram *hihi. Tapi isu nya untuk sampai ke Bukit Lawang jalan nya sedikit macet dan kondisi jalan yang jelek. Yah benar saja harusnya jalan yang ditempuh hanya 3 jam menjadi hampir 4 jam sejauh jalan mau memasuki kawasan Bukit Lawang semua jelek, mungkin karena terlalu banyak truk truk melintas dijalan ini, karna dikawasan ini terdapat pabrik pengelola kelapa sawit.
Masuk ke area wisata Bukit Lawang dikenakan biaya sebesar Rp. 5.000,- / orang, tidak jauh dari pintu masuk dikutip lagi uang parkir sebesar Rp. 20.000,-/ mobil, padahal kalau dipikir-pikir tempat parkir nya masih jauh -________- . Ketika berhenti membayar tiket untuk parkir saeorang pria datang menawarkan jasa untuk menjadi guide melihat orang hutan, tapi karna kami masih ingin menikmati daerah sekitar kami menolak, tapi pria tersebut bersama temannya trus mengikuti kemana mobil kami melaju, dan ini benar-benar buat kita merasa gak nyaman.
Nah...berhubung kita nyampe pas jam makan siang, kita istirahat makan siang dulu sembari mencari info dari pemilik warung makan, tujuan utama nya pengen ketemu Orang Utan. Akhirnya pemilik warung makan menghubungi salah satu Basarnas di daerah tersebut dan dia yang mencarikan guide untuk perjalanan kami melihat orang utan. Dengan biaya Rp. 150.000/ orang termasuk biaya tubing dan makanan untuk orang utan.

ini masih semangat-semangatnya :)
Sekitar jam setengah 2 kami mulai perjalanan, perjalanan berkisar 3 jam dengan jalan kaki untuk pulang pergi. Tetap harus nyemangati diri karna harus berjalan panjang lagi dalan kondisi kaki sakit hehe. Di awal perjalanan kami disambut dengan jembatan dan pemandangan indah dari sungai walaupun sedikit takut karna ada beberapa papan dari jembatan yang sudah bolong.
Jalan yang ditempuh juga lumayan, nah si anak kecil Sayinah selalu jalan paling depan karna dia yang paling semangat
jembatan penyambut awal perjalanan
Setelah satu setengah jam berjalan akhirnya ku menemukanmu *gayanya heheh padahal yang dijumpai Orang Utan , menurut kata abang-abang yang memandu perjalanan kami, kami termasuk beruntung bisa jumpa dengan orang utan karna biasa nya kalau perjalanan siang jarang ada nongol, karna orang utannya uda pada kenyang dikasi makan sama pengunjung pagi
Orang-orang utan disini juga di beri nama dengan guide disini ntah bagaimana mereka menandakannya , ada yang nama nya minah , wati, juli, borjong *kek nama kucing ku hehe dan lainlain . Puas ? puaaaaaas karna bisa lihat orang utan secara langsung dan kami jumpa 6 orang utan.

sayinah lagi ngasih rambutan ke saudaranya wkwk
ini namanya Minah, gak bisa terlalu dekat
karena ada bayi nya

sambil berjalan turun katanya dulu disini ada penangkaran Orang Utan tapi sayang nya sekarang uda tidak ada lagi, masalah ijin dan yang lainnya adalah alasan kenapa penangkaran tersebut ditutup dan orang utan disini mengandalkan makanan dari pengunjung yang datang dan kebanyakan pengunjung yang datang adalah orang mancanegara




















Arus air yang lumayan deras dan air yang dingin menghilangkan rasa lelah perjalanan, tapi perjalanan blum berhenti disini, masih ada perjalanan dengan tubing tapi sepertinya mandi dulu pilihan kami biar rada adem badannya wkwkw





















Berharap tempat pariwisata ini bisa berkembang lebih baik lagi  dan aku bisa kembali lagi kesiini menikmati keindahannya :)


Previous
Next Post »

5 komentar

Write komentar
16/08/16 13.14 delete

Aaaakk.. pingin nengok orang utan langsung! Kapan-kapan piknik ke sana, ah :D

mollyta(dot)com

Reply
avatar
16/08/16 13.16 delete

ikut boleh kak ? wkwkw

Reply
avatar
16/08/16 13.58 delete

enaklah kak dikasih atasan libur di luar weekend

Reply
avatar
16/08/16 14.09 delete

libur sebulan pun dikasi agnes , abis tu gak usah masuk lagi kwkkw

Reply
avatar
16/08/16 20.04 delete

Minah selalu eksis tiap ada pengunjung -_- udah 2 kali ke sana pasti ada minah. ruly udah lama gak tau kabarnya haha.

huwo. akhirnya S.a.p apdet juga :p

Reply
avatar